Batu pasir
Poin penting
- Batu pasir adalah batuan sedimen klastik dari butiran seukuran pasir yang tersemen.
- Terasa kasar seperti ampelas dan sering kali menunjukkan lapisan dan perlapisan silang.
- Semen (silika, kalsit, besi oksida) menentukan kekerasan dan warnanya.
Apa itu
Batu pasir terbentuk ketika pasir — biasanya butiran kuarsa — menumpuk di bukit pasir, pantai, atau dasar sungai dan terkubur, memadat, and direkatkan oleh semen mineral. Ini adalah salah satu batuan sedimen yang paling tersebar luas dan mudah dikenali, mulai dari krem pucat hingga merah karat tua.
Cara mengenalinya
Usap dengan jari: batu pasir terasa berpasir, seperti ampelas kasar, dan Anda sering kali dapat melihat dan merasakan butiran bulat individualnya. Batu ini sering kali menunjukkan lapisan yang terlihat (perlapisan) dan terkadang lapisan silang melengkung yang merekam bukit pasir atau arus purba. Butiran dapat terkelupas pada contoh yang lebih lunak dan kurang tersemen dengan baik.
Semen, warna & kembaran
Semen sangat berpengaruh: batu pasir ber-semen silika bersifat keras dan tahan lama, batu pasir ber-semen kalsit berbuih dalam asam, dan semen besi oksida mewarnainya menjadi merah atau oranye. Akibat metamorfosis, batu pasir melebur menjadi kuarsit — jauh lebih keras, lebih seperti kaca, dan pecah menembus butiran, bukan di sekelilingnya. Jika sebuah 'batu pasir' dapat menggores kaca dan kehilangan tekstur kasarnya, curigai itu sebagai kuarsit.
Unduh di App Store Kembali ke perpustakaan
Artikel terkait
Keluarga Kuarsa
Mineral permata yang paling umum — dan induk dari kecubung, akik, dan banyak lagi.
Kecubung
Kuarsa ungu — batu kelahiran bulan Februari, dan sering kali diberi perlakuan panas atau dipalsukan.
Kuarsa Mawar, Asap & Sitrin
Tiga kuarsa berwarna — dan cara membedakan sitrin alami dari kecubung yang dipanaskan.